Aspirin 
Indikasi:
Untuk meringankan rasa sakit, terutama sakit kepala dan pusing, sakit gigi, dan nyeri otot serta menurunkan demam.
Kontra Indikasi:
Penderita tukak lambung dan peka terhadap derivat asam salisilat, penderita asma, dan alergi. Penderita yang pernahatau sering mengalami pendarahan bawah kulit, penderita yang sedang terapi dengan antikoagulan, penderita hemofolia dan trombositopenia
Deskripsi:
Aspirin menghambat pengaruh dan biosintesa dari pada zat-zat yang menimbulkan rasa nyeri dan demam (prostaglandin). Daya kerja antipiretik dan analgetik dari pada Aspirin diperkuat oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pusat.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Bayer Indonesia
Bodrex Tablet 
Indikasi:
Meringankan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam.
Kontra Indikasi:
- Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
- Penderita hipersensitif
Deskripsi:
Mengandung paracetamol yang bekerja sebagai analgesik untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, paracetamol juga bekerja sebagai antipiretika untuk menurunkan demam.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Tempo Scan Pacific
Inza 
Indikasi:
Meringankan gejala flu, seperti: sakit kepala, hidung tersumbat, demam dan bersin-bersin.
Kontra Indikasi:
- Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.
- Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
Deskripsi:
Bekerja sebagai analgesik-antipiretik, dekongestan hidung, dan anthistamin.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Konimex
Obat Sakit Kepala No 16 
Indikasi:
Analgetik dan antipiretik untuk sakit kepala, sakit waktu haid, sakit gigi, sakit sendi, nyeri otot dan nyeri lainnya.
Kontra Indikasi:
Ulkus peptikum, diatesis hemoragik, hipersensitif terhadap salah satu komponen OSK No. 16
Komposisi:
Tiap saset mengandung:
Asam asetosalisilat 450 mg
Parasetamol 275 mg
Kafein 50 mg
Dosis:
Dewasa: 3 x 1 saset sehari.
Anak-anak: 3 x 1/2 saset sehari.
Efek Samping:
Gangguan saluran cerna (mual, muntah), sindrom Reye (pada anak-anak).
Jenis: Serbuk
Produsen: PT Bintang Toedjoe
Panadol Extra 
Indikasi:
Untuk meringankan sakit kepala: migraine (sakit kepala sebelah)
Kontra Indikasi:
Pada penderita yang hipersensiitif terhadap acetaminophen dan caffeine, pada penderita dengan gangguan fungsi hati, reaksi sensitivitas jarang terjadi diawali dengan reaksi dermatologis seperti urtikarea, eritema, atau erupsi.
Komposisi:
Setiap kaplet mengandung acetaminophen 400 mg dan caffein 65 mg
Cara Kerja Obat:
Acetaminophen berkhasiat analgesik, yang timbul karena efek depresi selektif terhadap alat persepsi rasa sakit pada telamus dan hipotalamus disusunan saraf pusat. Aktifitas analgesiknya sebading dengan acetosal.
Caffeine merupakan stimulansistem syaraf pusat yang dapat memperlihatkan sifat-sifat tertentu seperti stimulasi jantung, diuretik, dan relaksasi otot polos.
Kombinasi acetaminophen-caffeine dapat meningkatkan efikasi analgesik.
Panadol Extra merupakan suatu produk non acetosal yang dirancang untuk memberikan efek peredaan nyeri.
Efek Samping:
Dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
Perhatian:
- Panadol Extra jarang menghasilkan efek samping. Biasnya ditoleransi dengan baik oleh pasien yang sensitif dengan acetosal.
- Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Penggunaan pada wanita hamil dan menyusui menurut nasihat dokter.,/li>
Hentikan penggunaan obat ini bila rasa sakit menetap lebih dari 5 hari, harap konsultasi ke dokter. - Selama minum obat ini, minumlah sedikit mungkin cola yang mengandung caffein, (misal: kopi, teh, cola), sebab caffein yang terlalu banyak mungkin menyebabkan gelisah, iritabilitas, sukar tidur dan jantung berdebar.
- Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan, karena dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati.
- Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal.
Dosis dan Aturan Pakai:
Dosis yang dianjurkan adalah 1 – 2 kaplet ditelan dengan air, 3 atau 4 kali sehari bila gejala membandel.
Jangan lebih dari 8 kaplet selama 24 jam.
Jangan diberikan pada anak-anak di bawah 12 tahun kecuali di bawah pengawasan dokter.
Penyimpanan:
Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang kering dan di bawah 30 derajat C.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Glaxo Smith Kline
Poldan MIG Tablet 
Indikasi:
Untuk meringankan sakit kepala ringan sampai sedang akibat migrain
Kontra Indikasi:
- Penderita yang hipersensitif terhadap kompponen obat ini
- Penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal
- Penderita yang memiliki riwayat pendarahan dibawah kulit serta penderita yang sedang mendapat terapi dengan anti koagulan.konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat ini.
- Penderita trombositopenia dan hemofolia
- Penderita alergi (termasuk asma), tukak lambung (mag)
Deskripsi:
N/A
Jenis: Tablet
Produsen: PT Sanbe Farma
Bodrex Migra Tablet 
Indikasi:
Meringankan rasa sakit kepala pada migrain.
Kontra Indikasi:
- Penderita pada gangguan fungsi hati yang berat.
- Penderita hipersensitif pada obat ini.
Komposisi:
Tiap kaplet mengandung:
Parasetamol 350 mg
Propifenazon 150 mg
Kofein 50 mg
Cara Kerja Obat:
Propifenazon dan paracetamol merupakan kombinasi analgetik (meringankan rasa sakit).
Aturan Pakai:
Dewasa: 1 kaplet 3 kali sehari.
Atau menurut petunjuk dokter.
Efek Samping:
- Penggunaan jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal.
- Reaksi hipersensitif.
Perhatian:
- Hati-hati penggunaan pada penderita porfiria.
- Bila setelah 5 hari rasa nyeri tidak berkurang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan terdekat.
- Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati.
- Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal.
Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Bode
Dumin 
Indikasi:
Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam.
Kontra Indikasi:
- Penderita gangguan fungsi hati yang berat.
- Penderita yang hipersensiyif terhadap komponen obat ini.
Komposisi:
Komposisi Dumin tablet : Setiap tablet mengandung 500 mg Parasetamol.
Dumin sirup : Setiap 5 ml sirup mengandung 120 mg Parasetamol
Uraian:
Parasetamol merupakan obat yang memiliki khasiat meredakan sakit/nyeri dan menurunkan suhu demam. Parasetamol dimetabolisir oleh hati dan dikeluarkan melalui ginjal. Parasetamol tidak merangsang selaput lendir lambung atau menimbulkan perdarahan pada saluran cerna. Diduga mekanisme kerjanya adalah menghambat pembentukan prostaglandin.
Cara Kerja Obat:
Analgesik – antipiretik
- Sebagai analgesik, bekerja dengan meningkatkan ambang rangsang rasa sakit.
- Sebagai antipiretik, diduga bekerja langsung pada pusat pengatur panas di hipotalamus.
Posologi:
Dewasa: 1 tablet 3 – 4 kali sehari.
Anak-anak 6 – 12 tahun: 1/2 – 1 tablet 3 – 4 kali sehari.
Atau seseuai petunjuk dokter.
Efek Samping:
- Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
- Reaksi hipersensitivitas.
Perhatian:
- Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal.
- Bila setelah 2 hari demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak menghilang, segera hubungi Unit Pelayanan Kesehatan.
- Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
Penyimpanan:
Simpan pada suhu 15°C – 30º C,terhindar dari cahaya.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Actavis
Neuralgin 
Indikasi:
Meringankan rasa nyeri pada sakit kepala, sakit kepala pada migrain, nyeri otot, sakit gigi dan nyeri haid.
Kontra Indikasi:
Hipersensitif terhadap paracetamol atau ibuprofen dan anti-inflamasi non steroid (AINS) lainnya serta caffeine.penderita dengan ulkus peptikum (tukak lambung dan usus 12jari) yang berat dan aktif.
Penderita dimana bila menggunakan acetosal atau obat-obat anti-inflamasi non-steroid lainnya akan timbul gejala asma, rinitis(selesma) atau urtikana.
Wanita pada kehamilan tiga bulan terakhir.
Komposisi:
Tiap tablet mengandung:
Paracetamol …………………. 350 mg
Ibuprofen …………………… 200 mg
Cafeine …………………….. 50 mg
Cara Kerja Obat:
Paracetamol merupakan analgesik-antipiretik dan ibuprofen merupakan obat analgetik, antipiretik dan anti-inflamasi non-steroid (AINS) yang memiliki efek analgetik (menghilangkan rasa nyeri), antipiretik (menurunkan demam), dan anti-inflamasi (mengurangi proses peradangan).
Efek Samping:
Yang paling sering adalah gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, kemerahan pada kulit, trobositopenia, limfopenia, dll. Dapat terjadi reaksi hipersensitivitas, terutama pada penderita dengan riwayat asma, atau reaksi alergi lain terhadap golongan anti-inflamasi nonsteroid (AINS).
Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menimbulkan krusakan fungsi hati. Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati.
Penurunan ketajaman penglihatan dan kesulitan membedakan warna dapat terjadi, tetapi sangat jarang dan akan sembuh bila penggunaan dihentikan.
Peringatan dan Perhatian:
Hati-hati penggunaan pada penderita tukak lambung dan pendarahan saluran cerna (aktif/riwayat), penyakit hati dan ginjal berat, wanita hamil (tidak dianjurkan) terutama pada kehamilan usia lanjut, wanita menyusui (tidak dianjurkan), dan penderita dengan ketergantungan alkohol, gagal jantung, hipertensi, dan penyakit lain yang menyebabkan retensi cairan tubuh, ganguan pembekuan darah, asma, lupus eritomatosus sistemik.
Pada penderita dengan tukak lambung dan pendarahan saluran cerna (aktif/riwayat) sebaiknya diminum setelah makan.
Jika selama menggunakan obat ini terjadi efek yang tidak diinginkan atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
Selama menggunakan obat ini jangan mengkonsumsi obat lain yang mengandung Paracetamol/Asetosal/ibuprofen, juga obat antikuogulan golongan Warfarin.
Interaksi Obat:
- Pemberian ibuprofen bersama-sama dengan methotrexate atau litium harus dilakukan dengan hati-hati; penderita harus diawasi secara ketat terhadap tanda-tanda toksik dari methotrexate atau litium.
- Risiko terjadi efek toksik dari paracetamol dapat meningkat apabila diberikan bersama-sama dengan obat yang bersifat toksik terhadap hati (hepatotoksik).
Penyimpanan:
Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat C).
Jenis: Tablet
Produsen: PT Kalbe Farma
Oskadon Tablet 
Indikasi:
Menyenbuhkan sakit kepala, pusing, pening, menghilangkan segala macam nyeri seperti nyeri otot, haid, dan sakit gigi.menurunkan panas dan menghilangkan demam pada influenza dan masuk angin.
Kontra Indikasi:
Tidak dianjurkan bagi penderita nekrosis hati atau ginjal
Deskripsi:
Merupakan kombinasi seimbang paracetamol dan coffeine. Paracetamol adalah analgetik dan antipiretik. Yang lebih efektif dari analgetik lainnya. Coffeine menunjang dan memperkuat dari paracetamol.
Jenis: Tablet
Produsen: PT Supra Ferbindo
Paramex 
Indikasi:
Meringankan sakit kepala dan sakit gigi.
Kontra Indikasi:
- Penderita dengan gangguan fungsi hati.
- Penderita dengan Hipersensitif terhadap salah satu komponen.
Deskripsi:
Kombinasi Propifenazon dan Parasetamol,memperkuat khasiat analgesik (meringankan rasa sakit)
Jenis: Tablet
Produsen: PT Konimex
Saridon 
Indikasi:
Meringankan sakit kepala, dan sakit gigi.
Kontra Indikasi:
- Penderita gangguan fungsi hati yang berat.
- Penderita Hipersensitif.
Komposisi:
Tiap tablet mengandung
Parasetamol 250 mg……………pereda rasa nyeri atau sakit
Propifenason 150 mg………….. pereda rasa nyeri atau sakit
Kafein 50 mg…………………….pembantu pereda rasa nyeri atau sakit
Cara Kerja Obat:
Paracetamol dapat meredakan nyeri atau sakit dalam jangka waktu lama. Paracetamol diyakini dapat menekan produksi prostaglandin di dalam otak dan dapat berfungsi menangani rasa nyeri atau sakit.
Propifenason punya efek cepat meredakan rasa nyeri atau sakit. Propifenasonadalah golongan obat non-steroid anti-inflamasi. Bahan aktif ini memiliki efek analgesik dengan cara menghambat sintesa prostaglandin, efek antipiretik atau dikarenakan mampu mempengaruhi pusat pengatur panas di otak. Bahan aktif ini juga dapat digunakan untuk menanggulangi demam dan menetralisir rasa nyeri atau sakit.
Kafein juga memiliki efek analgesik, secara sinergis ketika dikombinasikan dengan analgesik lain. Penggunaan kafein meningkatkan keampuhan analgetik dan memungkinkan pemakaian 40% dosis yang lebih rendah dengan efek meredakan nyeri
Petunjuk Penggunaan:
Dewasa : 1-2 tablet
Anak usia 6-12 tahun : ½ – 1 tablet
Dapat dikonsumsi 3 hari sekali setelah makan
Peringatan:
Anak usia sekolah dini, wanita hamil, pasien pengkonsumsi alkohol
Efek samping:
Kemerahan pada kulit, reaksi alergi, sesak nafas
Jenis: Tablet
Produsen: PT Bayer Indonesia
Perlu di Baca …..
Kami Mencantumkan Merk Bukan Bermaksud Beriklan…Kami Hanya Bermaksud Memudahkan Pembaca Memahami dan Mengerti Apa Yang Kami Informasikan..Obat yang akan di gunakan Sebaiknya terlebih dahulu di Konsultasikan dengan Dokter atau Apoteker Anda…Kami Hanya Memberikan Informasi Hanya Untuk Ilmu Pengetahuan..Kami Tidak Bertanggung Jawab Jika Anda Menggunakan Tanpa Konsultasi dengan Dokter Atau Apoteker ….terimaksih
Info ini dari : http://www.dechacare.com
DechaCare.com hanya memberikan informasi sesuai dengan informasi-informasi yang tertera pada kemasan dan brosur obat. Informasi yang tersedia di DechaCare.com diambil dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi ataupun kunjungan kepada dokter Anda. Kunjungi dokter Anda bila masalah kesehatan atau sakit Anda berlanjut.
DechaCare.com tidak bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi atas penggunaan/penyalahgunaan informasi-informasi yang disajikan dalam situs ini.
good informations
ya biazax info yg udh dcantumkn hyuzx dh valid,dh dkonsulkn dhlu,,,,biar pmbca enk lgsg mnggunakn,bukn mce repot”konsultasi ma dokter,,,,qt buka dri internet kn u/ lbh mmudahkn….oce oce
Saya harap ini dapat berkhasiat